Pada postingan kali ini saya akan sedikit berbagi tentang bagaimana cara mengukur atap kanopi dengan benar berdasarkan pengalaman kami di dalam bekerja, karena kesalahan dalam pengukuran akan memperlambat pekerjaan anda.
Atau bagi anda yang berniat untuk membuat atap kanopi kepada pekerja las/perusahaan yang mengerjakan pembuatan atap kanopi, ini bisa menjadi pengetahuan lebih untuk anda karena bisa mengetahui berapa kira-kira harga/biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan atap kanopi di rumah anda.
Atau bagi anda yang berniat untuk membuat atap kanopi kepada pekerja las/perusahaan yang mengerjakan pembuatan atap kanopi, ini bisa menjadi pengetahuan lebih untuk anda karena bisa mengetahui berapa kira-kira harga/biaya yang harus dikeluarkan untuk pembuatan atap kanopi di rumah anda.
Kita langsung ke inti dari bahasan ini, sebelum kita melakukan pengukuran atap kanopi anda pastikan bahwa sudut dari lokasi bangunan yang akan diukur telah persegi, atau memiliki sudut 90 derajat, anda bisa mengeceknya dengan alat sekon (pasekon), karena jika tidak demikian, maka anda harus melakukan pengukuran lebih detil lagi, dan tidak akan saya bahas disini. Setelah semuanya Ok, anda dapat memulai pengukuran dengan menggunakan meteran biasa, untuk langkah pertama anda mulai dengan mengukur panjang bagian belakang yang akan dijadikan tumpuan pada bagian belakang rangka atap kanopi.
Di bagian belakang ini nanti akan kita pasang baut tanam/ramset/dinabolt, fungsinya adalah penguat antara bagian tembok dengan bagian rangka atap kanopi.
Untuk langkah selanjutnya anda tinggal mengukur bagian samping tembok,atau bagian lebarnya.
Pada rangka atap kanopi, bagian panjang depan dan belakang adalah sama, begitu juga dengan lebar samping kanan dan kiri adalah sama,hal ini bertujuan agar tidak terjadi kerancuan pada saat pemasangan bahan penutup (spandek/pollycarbonate) atap kanopi.
Untuk pengukuran bagian lebar samping, anda bisa menggunakan pilar pagar sebagai tumpuan tiang atap kanopi, seperti pada gambar.
Setelah penjelasan tadi, sekarang kita sudah bisa menghitung berapa luas/m2 dari atap kanopi yang akan kita buat.
Sebagai contoh, kita telah mendapatkan panjang dan lebar atap kanopi adalah 4 meter dan 3 meter, maka untuk atap kanopi double seperti pada contoh gambar di atas, maka bagian panjang akan ditambahkan 30 cm untuk belakang, dan 15 cm untuk depan, kenapa demikian...hal ini dimaksudkan agar air bisa mengalir ke arah depan dan agar tidak terjadi genangan air hujan pada penutup atap kanopi. Jadi panjang tadi menjadi 4,45 meter.
Maka : 4,45 m x 3 m = 13,35m2
Sekarang kita sudah mendapatkan m2 dari atap kanopi yang akan anda buat, untuk langkah berikutnya kita akan menentukan berapa harga yang harus di bayar untuk atap kanopi dengan luas 13,35m2.
Pada postingan sebelumnya saya mengulas tentang harga atap kanopi per m2, sebagai contoh jika anda akan membuat atap kanopi dengan harga Rp.400.000/m2, maka harga yang harus anda bayar adalah.
Luas atap kanopi (m2) x Harga atap kanopi per m2.
13,35m2 x Rp.400.000
hasilnya adalah:
Rp.5.340.000
Semoga bermanfaat..
baca juga:



2 komentar
Jika boleh tau berapa harga per meternya ya. Saya juga mau buat kanopi ukuran 3 x 4
Harganya macam-macam gan, tergantung bahan besi yang digunakan..
Kalau untuk daerah saya Rp.300.000-Rp.500.000 per m2
EmoticonEmoticon